Kelas Materi KW - 20
Bersama
Ustadz Yusuf Mansur
The Five Great Moments (Basic Modal buat Pekerja dan Pengusaha)
Banyak Pilihan Kelas Materi lainnya ..
Selain Kelas Materi yang kami tawarkan kali ini, masih banyak Kelas Materi lainnya yang dapat Anda ikuti
Deskripsi Kelas Materi KW-20
The Five Great Moments (Basic Modal buat Pekerja dan Pengusaha)

Hak Akses... Ini yang mahal bagi seorang anak manusia. Sebagai seorang hamba. Sebagai ciptaan Allah, Sang Maha Pencipta. Yang bukan saja sudah menciptakan kita dan juga dunia ini beserta isinya. Juga Pemilik, Pengatur, Pengendali, mutlak dari seluruh ciptaan-Nya.

Hak Akses untuk mengakses Allah, dengan seluruh kekuatan, kemampuan, kemahaan, kekuasaan, kekayaan, Allah, diberikan secara sempurna. Buat kita. Namun kita ga mau belajar, ga mau paham, ga mau ngerti, ga mau make, dengan keberlimpahan yang diberi Allah sendiri, tentang Hak Akses ini.

Ibarat kata sandi, password, atau tiket, passport, visa, yang jika seseorang punya, maka bisa mengakses ini itu,..
Geser kekiri untuk melihat selanjutnya..
bisa masuk ke sini ke situ... Maka shalat adalah Hak Akses itu. Hak Akses tanpa batas jadinya. Sebab terhubungnya dengan Allah. Dengan Yang Maha Segalanya. Yang jika sudah terhubung dengan Allah, maka terhubung dengan segala sesuatu di hidup dan kehidupan ini.

Jika kita ada orang dalem di satu gedung, di satu perkantoran, di satu komplek, apalagi akses kita itu adalah yang tinggi, yang berpengaruh, yang hebat, yang jagoan, yang terpandang dan dipandang, yang punya kedudukan... Maka kita tau... Kayak apa posisi kita. Kita bebas masuk kemana aja. Bahkan dianter, difasilitasi, masuk ke bagian mana aja yang..
kita mau. Tidak jarang malah kita diberitahu spot-spot atau akses istimewa, yang ga semua diberikan akses itu.

Jika kita mau masukin barang, lalu kita punya akses kepada penentu keputusan, akses langsung ke pengambil keputusan, maka sudah dapat saya bayangkan... Berapa pintu dan berapa level, kita bisa bypass. Bisa kita lewati dan lompati. Lewat akses istimewa ini, kita bisa langsung tembus ke Ring 1. Dan bertemu langsung orang yang sangat tepat.

Nah terus gimana lagi jika akses kita itu adalah Dirutnya langsung? Ownernya langsung? Tentu akan super istimewa lagi. Ga perlu akses lagi. Sebab dirut itu sudah bisa..
diakses langsung.

Biar gimana, di kampus manapun, jika akses kita bagus, ke petinggi kampus... Tentu akan ada kebijakan-kebijakan yang bakalan beda dan istimewa. Ga bohonglah soalan ini. Apalagi pegangan kita, kenalan kita, adalah rektor kampus itu. Ya makin istimewa lah.

Sekarang bayangkan urusan shalat... Siapa yang kita akses? Dan hebatnya, ga pake akses lain-lain, kan? Hanya ada kita, dengan Allah.

Luar biasa mestinya.

Seorang sahabat, diajarin soal basic ini. Di mana shalat fardhu, bahkan nanti shalat-shalat sunnah, yang dijadikan SOP pertama. Rute pertama. Langkah pertama. Dan utama. Untuk segala tindak tanduknya, rencananya, niatnya, pikirannya, langkahnya, ikhtiarnya.

Beliau ini pedagang. Suka..
nyari lokasi baru, untuk cabang-cabang baru usaha restonya.

Sebelumnya, shalat ya "kewajiban" saja. Ga dijiwai. Sering dipinggirkan dan terpinggirkan.

Hingga kemudian mempelajari apa yang dipelajari di modul ini. Modul KW20.

Lalu, shalat dijadikan panglima. Dijadikan di depan. Apa-apa, shalat dulu. Trutama shalat-shalat fardhu. Diutamakan, diistimewakan.

Istilahnya, sebelumnya, langsung ke kota A. Langsung cuuuuzzz... Berangkat. Dan muter-muter. Hunting. Lalu umpama datang waktu shalat, ya shalat. Gitu. Kayak ga ada sangkut pautnya dengan soalan akses. Soal hubungan. Soal keterhubungan dengan Allah, sebagai Pemilik tempat-tempat strategis yang dia mau cari. Allah ga diajak nimbrung, sebagai Yang Maha Tahu, bagus apa engga, cocok..
apa engga. Atau sebagai Pusat Informasi.

Sahabat saya mengubah langkahnya.

Dan ajaib...!!!

Abis mengakses Allah, menyambung hubungan dengan Allah... Tempat-tempat itu kayak "kelihatan". Kayak "kedengeran". Sebelumnya kayak jauh, tak terlihat dan tak terdengar. Misal, ada tempat bagus... Tapi "pemiliknya" susah ditemuin. Sudah diakses.

Ya. Sebab Allah Sebagai Akses Utama, dan Satu-Satunya, malah ga diakses. Ya ketutup lah.

Kalaupun bisa ditembus, ya panjang jalannya. Berliku. Buang waktu buang tenaga. Yang akhirnya, perkembangan outlet atau cabangnya, lamban.

Belum lagi ia harus mengakses juga permodalan dan lain-lain. Dan semua jadi bernama-nama. Padahal ke Allah? Hanya Satu Nama, kelar urusan. Semua urusan, di Allah aja.

Top.

Inilah..
gambaran isi modul ini. KW20.

Ada baiknya kawan-kawan sekalian ambil KW05. Sebagai pelengkap belajar teknis soal gerakan shalat, tata cara, rukun, adab, dan lain-lain seputar pelaksanaan shalat.

Ya. KW20 dan KW05 adalah belajar tentang shalat. Dan soal shalat ini, adalah soalan paling istimewa di dan bagi hidup dan kehidupan kita semua.


Geser halaman keatas untuk melihat konten selanjutnya..
Klik! untuk Aktivasi Kelas sekarang
Dan dapatkan juga Kelas Materi Bonus serta Kelas Materi Tambahan lainnya seperti dibawah ini ..
4pilar
Dengan 4 Modul Utama sebagai Pondasi semua modul..
The Beginning
The Spirit
The Process
The Giving
Serta Kelas Materi Tambahan lainnya..
Untuk Kelas Materi yang Anda aktivasikan dengan Audio materi disetiap seri-seri materinya..
Berikut dibawah ini adalah highlight beberapa pendapat peserta (dari total 10.894 pendapat peserta) yang telah mengikuti Kelas Materi 4 Pilar ..
 Mulai Ngelatih Semua Organ Biar Bisa Riyadhoh Kasih Energi Yang Positif. Kadang Ngerasa Doa Dan Impian Kita Jauuuh Bangeeet, Padahal Kitanya Sendiri Yang Ga Jalan, Kita Nya Yang Ga Lari, Kitanya Yang Ga Punya Cukup Energi Buat Nyampe. Semoga Allah Kasih Energi Itu Untuk Kita Semua 
Dikirim oleh : Nani Mi'rajiah | ALZAOU
pada : 03/07/2020 11:41
 Semoga Kita Senantiasa Gemar Mensucikan Diri, Sebelum Allah Yang Mensucikan Kita Dengan Membasuh, Menyikat, Memeras, Mengganti Sehat Dengan Sakit, Mengganti Bahagia Dengan Kesedihan, Semoga Sebelum Semua Nya Terjadi, Kita Rajin Menyucikan Diri. Aaamiiin 
Dikirim oleh : Nani Mi'rajiah | ALZAOU
pada : 03/07/2020 12:21
 Semakin Tambah Semangat Dah Dengerin Tausiahnya Pak Ustad. Gembira Saat Ditimpa Kesusahan, Gembira Saat Sedih, Berarti Harus Gembira Saat Kapan Pun Karena Semua Terjadi Karena Alloh, Dan Percaya Bahwa Nanti Alloh Akan Mengganti Kesulitan, Kesedihan Itu Dengan Yang Lebih Baik. So, , Buat Apa Bersedih? Mantulll 
Dikirim oleh : Ifah M. | YIQNAU
pada : 03/07/2020 11:42
 Ya Allah Ampunilah Hambamu Ini Yang Terkadang Sengaja Atau Tidak Sengaja Telah Berbuat Dosa, Sehingga Membuat Diri Ini Kotor Dan Menghalangi Rezeki, Semoga Hamba Bisa Benar Benar Taubatan Nasuha Dan Tidak Lagi Mengulangi Perbuatan Perbuatan Yg Mengikuti Hawa Nafsu, Mendekati Dosa, Tidak Disukai Oleh Mu Ya Rab, Bimbinglah Hamba, Suami Hamba, Dan Anak Anak Hamba Tetap Berada Dijalanmu Yang Lurus Seperti Jalan Orang Orang Yg Engkau Beri Nikmat Ya Allah, Semoga Hamba Dapat Meraih Keberkahan Aamiiinn 
Dikirim oleh : Sri Mulyani | VTKCGB
pada : 03/07/2020 10:15
 Alhamdulillah Hari Ini Terus Berulang Kali Saya Denger. . Karena Ini Mengenai Rasa Bersyukur Kita. . Berkali2. . Tahun Kemarin Saya Diuji Untuk Kesabaran Karena Beberapa Musibah. . Semoga Saya Bukan Termasuk Yg Kurang Bersyukur Karena Sempat Mengeluh Karena Lelah Sendirian Mengurus Ibu Dan Anak. . Kini Ibu Sementara Masih Ditempat Kaka, Disatu Sisi Beliau Ingin Kembali Dengan Saya. . Ya Allah. . Mudahkan Ibu Saya Sehat Kembali Dari Strokenya. . & Anak Saya Sehat Dan Baik2 Aja Khususnya Kepalannya, Aamiin 
Dikirim oleh : Sariwulan Rahmawatie Soeyono | VVH6QR
pada : 03/07/2020 10:32
 Kita Hidup Dibela, Dicukupi Oleh Yang Maha Penyayang. Belajarlah Mengaji, Sholat, Menyebut Namanya Agar Kita Bisa Membanggakan Allah Di Depan Makhluknya Dan Dapat Memposisikan Allah Pada Posisi Yang Semeatinya. Belajarlah Mengetahui Dan Mengakui Bahwa Allah Lah Segala - Galanya 
Dikirim oleh : Aman Maqsudi | GZCZ1S
pada : 03/07/2020 11:00

Klik! untuk Aktivasi Kelas sekarang
prev