Kelas Materi KW - 18
Bersama
Ustadz Yusuf Mansur
Ihyaa-us Sunnah (Menghidupkan Sunnah)
Banyak Pilihan Kelas Materi lainnya ..
Selain Kelas Materi yang kami tawarkan kali ini, masih banyak Kelas Materi lainnya yang dapat Anda ikuti
Deskripsi Kelas Materi KW-18
Ihyaa-us Sunnah (Menghidupkan Sunnah)

Sekitar Tahun 97-an, saya disuruh sama Nenek kami, Umi Iyo, ke Mu'allim, KH. Syafii Hadzami. Yang dikenal sebagai Lautan Ilmu Jakarta, pada masanya dan hingga sekarang. Beliau dikenal sebagai Wali Kutub. Seorang waliyullaah di urusan kitab kuning. Kitab kuning apa aja tau, dan kayak ada di kepala beliau. MaasyaaAllah.

Saya disuruh datang, lantaran Umi Iyo udah mulai melihat saya kesusahan dalam mencari rizki dan menyelesaikan masalah saya.

"Sana, ke Mu'allim. Minta nasihat dan doa."

Saya ke sana. Sekarang di kawasan Gandaria, Jakarta. Beliau udah almarhum kalo sekarang. Saya beruntung masih dapet hidupnya. Dan saya pun pernah menimba ilmu..
Geser kekiri untuk melihat selanjutnya..
langsung dari beliau sejak kecil. Di Majlis Kitab al Mansuriyah setiap malam rabu, setiap pekannya. Plus ikut Pesantren Arba'iin, di Pesantrenn beliau semasa kuliah di IAIN Jakarta.

Sampe di kediaman Mu'allim jam 13.30 kurang lebihnya. Saya diterima beliau, dengan pertanyaan, "Sudah shalat Zuhur?"

Saya jawab, "Belum..."

Kata beliau kurang lebih, "Pantes... Jarak kamu sama masalah kamu, sama cita-cita kamu, sama rizki kamu, ya sejauh kamu shalatnya..."

Deg... Saya langsung getar hati. Duh. Saya biasa nelat-nelatin shalat. Kelak di KW18 ini kita akan belajar soal itung-itungan jarak shalat. Yang ternyata ga maen-maen dampak kebaikan dan juga keburukannya. Supaya kita perhatian..
juga sama jadwal shalat.

Mu'allim nanya lagi, "Shalat zuhurnya berapa rakaat?"

Sungguh, saya berkernyit, "Masa Mu'allim nanya berapa rakaat shalat zuhur?". Maka saya pikir, ini pasti pertanyaan yang bukan pertanyaan...

"Empat," jawab saya...

"Pantes...", katanya lagi. Pantes shalat kamu ga terbang. Ga mi'raj. Ga ada sayapnya. Sambil geli ketawa sendiri beliaunya, nanya, "Burung, burung apa yang ga bisa terbang?" Saya masih inget senyumannya... Menang banget. Karena mungkin saya ga tau. Dan ini mahal banget buat kita semua. Syukurlah kita ketemu modul ini, Modul ke 18... Tentang Ihyaa-us Sunnah. Ngidupin Amalan-Amalan Sunnah. Supaya perhatiaan beneeeeeeeerrr sama yang namanya sunnah.

Saya bilang,..
"Ga tau..."

Mu'allim menjelaskan... Tanya dulu burungnya. Punya sayap ga? Tau ga punya sayap?

Gantian dah saya yang geli senyum. Masa iya nanya burung punya sayap apa engga, hehehe.

"Kalo tuh burung jawab, punya. Tapi tetep ga terbang, tanya lagi. Tau ga? Kalo tau, berarti itu burung males. Kalo ga tau, berarti itu burung bego..." Beliau pake dialeg betawi.

Shalat Qobliyah Ba'diyah itu, sayapnya shalat. Kamu tau ga? Kalau ga tau, berarti bodoh. Makanya belajar. Jangan sampe ga tau. Tar shalatnya ga naek. Lantaran sayapnya ga dipake. Tapi kalau tau, ya berarti kamu males. Nah, kamu bodoh atau males...

Kajian-kajian..
begini, mengantar saya kemudian kepada Cahaya Sunnah. Duh, duh, duh... Kemana aja saya selama ini....

Saya ketemu dan nemuin orang 'alim sana orang 'alim sini... Ada di antara beliau, di antaranya Ustadz Ahmad yang ngasih tau saya, "Di balik sunnah, ada kejayaan...".

Ya, sesiapa yang cinta, mengerjakan, istiqomah, melakukan berbagai amalan sunnah, berbagai kejayaan akan menghampirinya...

Ada lagi yang mengingatkan keutamaan-keutamaan dhuha, tahajjud, membaca al Ma'tsuuraat; 4 Surah yang kemudian menjadi AYM4Surah. Kemudian SIT...

InsyaaAllah mudah-mudahan ada ketertarikan kita untuk kemudian tidak hanya memperbaiki yang wajib, yakni tidak hanya betul-betulin amalan-amalan yang wajib... Tapi juga tergerak untuk ngidup-ngidupin, alias..
ngelakuin, amalan-amalan yang sunnah.

Semoga modul ini bisa mengantarkan kita semua juga akhirnya kepada bukan saja kejayaan, tapi juga ketenangan, keselamatan, ketenangan, kebahagiaan, dunia akhirat... Sekaligus mendatangkan kecintaan, kerinduan, dan syafaat Rasul, sebab kita-kita jadi rajin serajin-rajinnya mengerjakan pelbagai amalan sunnah...

Di www.kuliahwisatahati.com, kita juga akan ketemu pengembangan dari modul-modul serupa. Misal kayak SIT dan AYM, dikembangkan, u/ dibahasa lebih tajam dan dalam di sana... Juga beberapa lagi yang lain, kayak dhuha, tahajjud, dsb...

Semoga juga kawan-kawan bisa menjadikan www.kuliahwisatahati.com sebagai teman belajar agama sepanjang hari sepanjang tahun... Dan seumur hidup, hehehe. Aamiin.

Bismillaah walhamdulillaah.


Geser halaman keatas untuk melihat konten selanjutnya..
Klik! untuk Aktivasi Kelas sekarang
Dan dapatkan juga Kelas Materi Bonus serta Kelas Materi Tambahan lainnya seperti dibawah ini ..
4pilar
Dengan 4 Modul Utama sebagai Pondasi semua modul..
The Beginning
The Spirit
The Process
The Giving
Serta Kelas Materi Tambahan lainnya..
Untuk Kelas Materi yang Anda aktivasikan dengan Audio materi disetiap seri-seri materinya..
Berikut dibawah ini adalah highlight beberapa pendapat peserta (dari total 10.894 pendapat peserta) yang telah mengikuti Kelas Materi 4 Pilar ..
 Assalammualaikum Ustadz Yusuf Mansur, Alhamdulillah Yaa Allah Terima Kasih Ustadz, Terima Kasih Terima Kasih, Atas Wasilah Ustadz Yisuf Mansur Memyadarkan Kembali, Menggedor Iman Kita Kembali Laa Ilaaha Illa Allah. Terima Kasih Ustadz. Hanya Allah Yang Bisa Membalas Kebaikan Yang Sudah Ustadz Yusuf Mansur Berikan. Sehat Selalu Ya Ustadz Salam Buat Keluarga Ustadz ?? 
Dikirim oleh : Hindayati | UKL1IC
pada : 30/06/2020 01:29
 Subhanallaaah. . . . . . Demi Allah The. Beginning Ini Kenapa Paaaasss Banget Ma Kondsi Sy Saat Ini Yg Pas Materi Ini Pas Hari Pertama Saya Buka Warung Makan. Ya Allah . . . Mungkin Engkau Berikan Petunjuk Ini Melalui Ustad Yusup Mansur Agar Mngingatkan Byk Hal Terkait Ikhtiar Kita Bgmn Buka Warung Yg Berenergi Agr Bs Mndatangkan Rejeki Yg Berkah Dn Brmnfaat Dunia Akhirat. Subhanallah Ustad Benar. . . . Mohon Doanya Y Ustad. . . Sungguh Keadaan Yg Sgt Sulit Ini Mnjdikn Kelg Kmi Bngkit Dn Istikhomah. Aamiin 
Dikirim oleh : isti rahayu | M01KAD
pada : 30/06/2020 04:32
 Ya Allah. . Ampuni Hambamu. , Sungguh Ilmu Ini Sgt Bermanfaat Bgi Hidup Kmi. . Jazamullah Katsiran Ustadd. . . . Ustad Byk Ksih Nasihat Bhw Kt Hrs Snantsa Mmbersihkan Diri Dn Hati Kt Agr Apapun Yg Kt Kerjakan Sll Berjln Dlm Ridho Allah Swt. Semoga Ujian Dn Cobaan Skrg Ini Mnjdikn Insan Yg Tawakal, Sabar, Ikhlas Dn Istikhomah. . . . Subhanallah. . . . Inshaaallah Hijrah Mnuju Hamba Yg Bermuhasabah. . . Aamiin 
Dikirim oleh : isti rahayu | M01KAD
pada : 30/06/2020 04:53
 Kita Adalah Manusia, Tidak Punya Daya Upaya Kecuali Hanya Dari Allah. Allah Yang Atur Bahkan Sedetail-detailnya, Jangan Sembarangan. Ikutin Aturan Allah Insha Allah Selamat Dunia Akhirat. Allah Maha Tinggi, Allah Maha Besar. .  
Dikirim oleh : Dede SR | HCRBKF
pada : 30/06/2020 00:06
 Kita Adalah Manusia, Tidak Punya Daya Upaya Kecuali Hanya Dari Allah. Allah Yang Atur Bahkan Sedetail-detailnya, Jangan Sembarangan. Ikutin Aturan Allah Insha Allah Selamat Dunia Akhirat. Allah Maha Tinggi, Allah Maha Besar.  
Dikirim oleh : Dede SR | HCRBKF
pada : 30/06/2020 00:06
 Kita Adalah Manusia, Tidak Punya Daya Upaya Kecuali Hanya Dari Allah. Allah Yang Atur Bahkan Sedetail-detailnya, Jangan Sembarangan. Ikutin Aturan Allah Insha Allah Selamat Dunia Akhirat. Allah Maha Tinggi, Allah Maha Besar.  
Dikirim oleh : Dede SR | HCRBKF
pada : 30/06/2020 00:06
 Alhamdulillah Terus Belajar Untuk Seneng Ketemu Allah Swt Dan Bersama Allah Swt, Menjaga Dan Merawat Semuanya Yg Sdh Dikasih Juga Merupakan Rasa Syukur Kita Untuk Senantiasa Bersama Allah. . Semoga Semuanya Sehat Ya Diberikan Kemudahan Dalam Intensitas Bersama Allah Minimal Setelah Sholat Dengan Membawa Dzikir2 Setelah Sholat. . Bismillah. .  
Dikirim oleh : Sariwulan Rahmawatie Soeyono | VVH6QR
pada : 30/06/2020 01:36
 Alhamdulillah Begitu Bermanfaat Bagi Saya. Terimah Kasih Ust. Yusuf Mansyur Benar Benar Membangun Keyakinan, , Iyaa Hanya Allah, Hanya Allah, Cukup Allah Sebagai Penolong Disetiap Masalah, Disetiap Kebutuhan Kita. .  
Dikirim oleh : Wa Ode Wahyuni Hambe | RSEQEI
pada : 30/06/2020 03:25

Klik! untuk Aktivasi Kelas sekarang
prev