KW-37
Solusi (amalan) punya anak
Untuk mengetahui lebih detail perihal kelas materi ini, semoga Anda berkenan untuk membaca Deskripsi Kelas Materinya dibawah ini..
Deskripsi Kelas Materi  

Seorang dokter, badrus namanya. Yang juga istrinya seorang dokter juga... Berlinang airmata ga keruan... "Di atas motor," kata sang suami... "Bahu saya basah... Sebab istri saya sepanjang perjalanan, nyender di bahu saya dan nangis ga berhenti..."

Beliau berdua divonis oleh rekan sejawat, ahli kandungan, bahwa ga akan punya anak. Ga akan hamil itu istrinya. Kecuali Allah Berkehendak...

Nah... Sebagai orang mukmin, yang percaya Kuasa Allah dan KebesaranNya... Suami istri yang dokter ini mencoba mencari pengharapan dengan Jalan-Jalan Ilahiyah... Secara ilmu dan medis, apalagi tadi, dua-duanya dokter, sulit mereka berdua meyakini dan mengimani bahwa mereka akan punya anak. Ilmu medis, ilmu yang relatif eksakta, ilmu "pasti", membawa mereka juga kepada disiplin ilmu kedokteran itu sendiri. Namun Kun Fayakuunnya Allah di atas segalanya. Trmasuk di atas segala perhitungan medis.

Berkenalan dengan ilmu sedekah, shalat ini itu, bacaan ini itu... Sepasang suami istri yang membangun keyakinan kepada Allah ini, bergerak. Dengan kekuatan penuh... Hingga kemudian beliau berdua hadir di layar kaca, menjadi salah satu testimoniers...

"Anak saya, enam...", katanya sambil tertawa lepas...

Wuih... Subhaanallaah...

Lalu kemana vonis disiplin ilmu medisnya? Vonis rekan sejawatnya?

"Sampe anak ke-6, secara fisik medis, kami masih dinyatakan mandul. Kawan-kawan yang nanganin kami juga ya pada kebingungan..."

Alhamdulillaah, lahirlah modul ini dengan izin Allah. Semoga bisa membantu kawan-kawan yang belom memiliki anak keturunan, u/ beroleh anak keturunan. Bukan saja satu. Tapi banyak, lagi menyenangkan hati, shaleh shalehah, haafizh haafizhah, dan membawa kepada ketentraman, keharuman dan kehormatan nama keluarga, lagi juga bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa.

Dua dokter ini relatif tidak mempelajari tausiah-tausiah para ustadz dengan berstruktur. Namun kemudian karena ada kemauan, maka langkah-langkahnya hidup, dan punya kekuatan. Ada enerjinya. Semoga kawan-kawan yang justru belajar secara terstruktur, berpola, semoga bisa kemudian lebih lagi dapet kemukjizatan dari Allah. Baik di urusan anak, maupun di urusan-urusan yang lain yang menyertai...

Bismillaah walhamdulillaah. Doa kami menyertai kawan-kawan semua, dengan suami/istri, dan keluarga besarnya semua. Dan selanjutnya, tidak ada satupun yang tidak menikah dan tidak beranak keturunan. Dan semuanya sakinah mawaddah warahmah, sekaligus berketurunan baik-baik semua lahir batin dunia akhirat, fisik dan non fisiknya juga.