KW-10
Kuliah Zikir (Modal, Pertahanan dan Senjata)
Untuk mengetahui lebih detail perihal kelas materi ini, semoga Anda berkenan untuk membaca Deskripsi Kelas Materinya dibawah ini..
Deskripsi Kelas Materi  

Saya terpesona dengan 2 kalimat ini: La'allakum turhamuun. La'allakukum tuflihuun... Bahwa semua yang mau berzikir, banyak berzikir, senantiasa berzikir... Nanti bakal turhamuun dan bakal tuflihuun.

Dengan bekal bahasa Arab seadanya, saya gembiraaaaaa bener. Luar biasa gembiranya.

Kosa kata awal-awal Qur'an... Adalah di antaranya soal Rahmah... Setidaknya di al Faatihah, ayat 1 dan 3...

Dan ayat 5 Qs al Baqarah, berbicara soal al Muflihuun. Seirisan dengan tuflihuun scr kosakaa dasar...

Apa sih ini?

Untuk bahasa saya yang awam, turhamuun artinya disayang... Dicintai... Disukai...

MaasyaaAllah...

Dengan berzikir, kita akan disayang, dicintai, disukai...

Turhamuun... Diberi rahmat... Sedangkan rahmat itu meliputi segala sesuatu. al Qur'an juga rahmat adanya. Rahmat Allah. Matahari, bulan, udara, air, dan segala sesuatu yang ada di muka bumi... Adalah rahmat Allah. Jadi? Dengan berzikir? Akan diberi itu semua? Yes. Iya. Nah, apa ga menggoda?

Ada, belum tentu dikasihkan ke kita loh? Ada, belum tentu juga bisa kita nikmati. Misal, tempat wisata, ada. Tapi kita ga memiliki akses ke sana. Di toko HP, ada banyak hp. Baru-baru. Bagus-bagus. Tapi buat kita? Nanti dulu. Hehehe. Nah, dengan "turhamuun", maka kita insyaaAllah bakal banyak dapet Kemurahan Allah. Bakal banyak dapet Kekayaan Allah. Bakal banyak dapet Kebaikan Allah...

Belum lagi "tuflihuun". Di mana kosakata ini begitu luas... Mencakup keberuntungan, keuntungan, kemudahan, kebahagiaan, keberhasilan, kejayaan, kesuksesan, kemenangan... Dan segala kosakata yang baik dan kebaikan...

Maka rugi sekali yang ga mau berzikir...

Modul yang mempelajari soalan zikir ini, sungguh akan membuka mata kita semua. Betapa gampang sekali menjadi orang yang diberi rahmat dan beruntung itu. Pekerjaan ringan yang kemudian menjadi berat sebab bukan saja kita ga tau atau kurang pemahamannya. Tapi juga rupanya diri kita berlumur dosa. Sehingga lisan jadi berat berzikir. Pikiran, hati, dan anggota tubuh, jadi berat berzikir. Susah berzikir. Karena itu, di modul ini, kita akan belajar juga soal tazkiyatun nufuus. Pembersihan dan penyucian jiwa. Supaya kemudian enteng, ringan, diri kita, dalam berzikir kepada Allah.