Tangerang, Gontornews — Institut Daarul Qur’an (IDAQU) Jakarta tengah berbahagia atas hadiah Beasiswa Pemetaan Kemampuan Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Puspenma Kementerian Agama (Kemenag) RI dengan IIEF di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Kepada Gontornews.com Wakil Rektor III IDAQU Bagian Kemahasiswaan, Rina Susanti Abidin Bahren, menginformasikan bahwa beasiswa tersebut diberikan kepada dua dosen IDAQU yakni Dr Putri Nurina MAPd dan Feny Nida Fitriyani MPd di Auditorium Fakultas Saintek pukul 08.30-12.00 WIB.
Kegiatan ini bertujuan memetakan kemampuan Bahasa Inggris peserta sebagai langkah awal dalam menentukan program pembinaan berkelanjutan. Kegiatan diikuti oleh santri, mahasiswa, tenaga kependidikan, dosen, dan alumni lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. Meski hasil pemetaan belum diumumkan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif terkait kemampuan awal peserta, khususnya dalam memenuhi standar bahasa akademik internasional seperti TOEFL.
Dalam pelaksanaannya, sebagaimana dilansir idaqu.ac.id acara tersebut menggunakan metode ujian tertulis yang dirancang untuk mengukur keterampilan utama dalam Bahasa Inggris, seperti reading comprehension, listening comprehension, dan structure and written expression.
Sistem itu memungkinkan evaluasi yang lebih akurat dan cepat terhadap kemampuan peserta. Hasil pemetaan nantinya akan menjadi dasar untuk merancang program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan peserta, sehingga diharapkan mereka dapat memenuhi standar internasional.
Pemetaan tersebut tidak hanya membantu mengidentifikasi kemampuan awal peserta, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen Kemenag RI dalam mendukung keberhasilan calon penerima beasiswa, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pemetaan itu pun dilakukan di lima kampus, yaitu: Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sunan Ampel, UIN Banjarmasin dan UIN Makasar untuk Angkatan I, serta UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Palembang untuk Angkatan II.
Kegiatan Pemetaan Bahasa Inggris Angkatan I diselenggarakan pada 17 Desember 2024 di UIN Sunan Ampel Surabaya dengan 86 peserta, UIN Alauddin Makasar dengan 65 peserta, dan UIN Antasari Banjarmasin dengan 65 orang.
Sedangkan untuk Angkatan II dilaksanakan pada 19 Desember 2024 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan 73 peserta dan UIN Raden Patah Palembang dengan 65 orang. Jumlah total peserta 354 orang dari seluruh Indonesia.
IIEF sebagai lembaga yang otoritatif dan pengalaman dalam mengasah keterampilan Bahasa Inggris dinilai dapat membantu Kemenag akan peningkatan kualitas calon awardee yang nantinya akan mendaftar pada Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), Dana Abadi Pesantren, LPDP, maupun layanan beasiswa lainnya.
Sumber Berita :Edithya Miranti - gontornews.com
Puspenma Kemenag RI Hadiahkan Beasiswa Pemetaan Kemampuan Bahasa Inggris ke Dosen IDAQU - gontornews.com